Ketua PD: Tidak Perlu Kebakaran Jenggot

Kontroversi Fitnah & Hidayah

Ketua PD: Tidak Perlu Kebakaran Jenggot

- detikNews
Senin, 09 Feb 2009 15:16 WIB
Ketua PD: Tidak Perlu Kebakaran Jenggot
Jakarta - Pihak yang tidak melakukan 'fitnah' tidak perlu emosional menanggapi pidato Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) SBY yang menyinggung 'hidayah'. Pidato tersebut lebih sebagai petunjuk etika bepolitik.

"Tidak perlu ada yang kebakaran jengkot soal arahan Ketua Wanbin PD di Rapimnas agar jangan memfitnah dan menggunakan cara-cara yang tidak baik, kepada orang lain maupun sesama kader PD," kata Ketua PD Andi Mallarangeng melalui telepon, SeninΒ  (9/2/2009).

Arahan SBY tersebut juga khusus merupakan petunjuk etika bagi semua fungsionaris dan kader PD. Agar dalam setiap aktifitas politik dan menggelar kampanye menghadapi Pemilu 2009 menghindari tindakan tidak terpuji seperti melempar fitnah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu adalah petunjuk etika bagi semua kader PD dalam melakukan kegiatan politiknya. Bagi PD hidayah atau petunjuk dari Tuhan adalah kekuatan moral dalam perjuangan hadapi Pemilu," sambung Mallarangeng.

Pernyataannya ini menanggapi reaksi dari sebagian politisi terhadap pidato SBY dalam pembukaan Rapimnas PD hari Minggu kemarin (8/2/2009). Partai Gerinda dan PDIP yang kebetulan ketua umum masing-masing baru saja mengecam kinerja pemerintahan SBY-JK termasuk parpol yang bereaksi atas 'fitnah' dan 'hidayah' itu.

(lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads