"Kalau kita sekarang ngomongin cawapres, berarti kita tidak taat instruksi partai. Nanti akan timbul persaingan antar beberapa pihak. Itu yang nggak kita inginkan," ujar Ketua DPD PD Bali I Gusti Artha di sela-sela Rapimnas PD di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2/2009).
Padahal, menurut Artha, PD saat ini ingin solid agar bisa memenangkan Pemilu Legislatif. "Kalau ada yang memunculkan nama, itu sekadar lemparan isu. Intinya kita nggak ngomongin cawapres supaya internal partai solid," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak jauh beda dengan Bali dan DIY, DPD PD DKI Jakarta juga mengamini SBY. "Kalau sudah membicarakan sekarang, itu kecepetan. Kita saja baru ngomongin Pemilu Legislatif. Nanti kalau itu sudah ketahuan, baru kita ngomong cawapres," kata Wakil Ketua Bapilu DPD PD DKI Jakarta Ahmad Husin Alaydrus.
Beberapa Pimpinan DPD PD lain saat dikonfirmasi detikcom juga mengatakan hal yang sama. Seperti Ketua DPD Sumut, Papua, NTB, Sulbar, Jateng, Jatim, dan Banten. (anw/iy)











































