"Lho itu yang bikin orang kami. Di situ banyak ditempeli gambar partai Gerindra. Bisa dimarahin kalau posko itu kami taruh gambar Gerindra, logika sederhananya begitu," kata Taufik dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (9/2/2009).
Menurut Taufik, pembangunan posko itu diprakarsai oleh caleg DPRD DKI Jakarta dari Gerindra, Indra Budiman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Suherman, yang menjadi korban perusakan posko itu pada Minggu 8 Februari, adalah Satgas Gerindra. Suherman pulalah yang melaporkan insiden itu kepada DPD Gerindra.
Taufik enggan menduga-duga siapa pelaku perusakan posko. Akan tetapi, kata dia, apa pun latar belakangnya, perbuatan tersebut tetap dikategorikan tindak pidana.
"Kita sudah laporkan ke polisi. Ya, kita ikutinlah. Kita percaya kepada polisi sebagai institusi resmi yang berwenang menangani kasus itu," jelasnya.
Apakah posko sudah diperbaiki? "Belum. Kan masih di-police line. Tapi nanti tetap akan diperbaiki kembali," pungkasnya. (irw/iy)











































