"Saya pikir jika PD mengumunkan cawapresnya saat ini, dan tidak ada JK maka akan melukai JK dan Golkar. Lebih amannya menunda sambil mencari-cari calon yang pas," ujar pengamat politik Lili Romli saat dihubungi oleh detikcom, Senin (9/2/2009).
Lebih lanjutnya, menurut Lili, PD melakukan penundaan calon cawapres sebab tidak ingin mengikuti jejak PDIP. "Ada kemungkinan PD melakukan ini juga karena tidak ingin seperti yang dilakukan oleh PDIP, tidak mau shopping cawapres," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka menunda karena tidak ingin dituduh nyontek sama PDIP, dan kemungkinan nanti ada nama yang sama yang keluar dengan cawapres dari PDIP," katanya.
Presiden SBY yang juga Ketua Dewan Penasihat PD, pada rapimnas PD, Minggu (8/2/2009) kemarin mengingatkan partainya agar tidak memasang sembarangan nama untuk cawapres dan tidak membiasakan memberi angin surga. Dengan alasan inilah PD tidak mengumumkan daftar cawapres.
(fiq/iy)











































