Dalam sesi ceramah kemarin, Andi mengajari "Apa yang Naik? Apa yang Turun?" Ribuan peserta Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) dari DPD Partai Demokrat se-Indonesia menyimak baik penuturan pria berkumis itu. Seperti seorang dosen, selama 3 jam nonstop, Andi berdiri di panggung utama Rapimnas. Ia menjelaskan "Apa yang Naik? Apa yang Turun?" dalam sebuah slide yang ditampilkan di layar raksasa.
Pertama kali Andi menjelaskan "Apa yang Naik?" Ia merinci semua keberhasilan yang dicapai pemerintahan SBY, diantaranya menaikkan cadangan devisa tertinggi sejak orde baru, anggaran pendidikan dan anggaran kesehatan yang naik, serta pertumbuhan ekonomi yang membaik sejak krisis ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang diajarkan Andi ini sekaligus mengajari bagaimana meng-counter isu tak sedap yang menyerang pemerintahan SBY. Dalam sebuah tanya jawab dengan peserta Rapimnas, ia berujar isu ini harus diingat baik-baik para caleg Partai Demokrat yang akan berkampanye.
Ceramah Andi ini terbukti memang sangat penting bagi peserta Rapimnas. Mereka yang datang dari daerah yang jauh, di luar pulau Jawa misalnya, tampak tak banyak mengerti soal "Apa yang Naik? Apa yang Turun" itu. Namun mereka sedikit paham setelah mendengarkan tuturan Andi itu.
"Kami baru paham sekarang. Kemarin-kemarin hanya melihat mendengar di televisi," aku wanita peserta Rapimnas dari Papua.
(Rez/nrl)











































