"Belum saatnya partai bicara soal cawapres," kata Ketua DPP Partai Demokrat di sela-sela Rapimnas Partai Demokrat di arena Pekan Raya Jakarta Hall D, Kemayoran, Jakarta Pusat (8/2/2009).
Dikatakan Andi, etika politik yang diinginkan Partai Demokrat memang tidak menginginkan adannya penyebutan nama-nama tertentu. Sebab, lanjut Andi, penyebutan nama cawapres justru terkesan partainya memberikan harapan angin-angin surga kepada para cawapres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan pria yang menjadi juru bicara Presiden SBY ini, belum waktunya bagi Partai Demokrat berbicara siapa yang akan menjadi cawapres mendampingi SBY. Partainya lebih fokus mencapai target perolehan suara 20 persen. Cawapres akan diputuskan usai Pemilu Legislatif usai.
"Saat ini bagaimana mencapai target 20 persen, bukan siapa cawapres," tutupnya.
(Rez/iy)










































