"Mencermati rencana berbagai poros gerakan atau blok-blok koalisi parpol, pada prinsipnya agenda utama PDIP adalah agenda nasional secara menyeluruh, termasuk mencermati bagaimana KPU dan pemerintah sebagai fasilitator pemilu ini bisa berjalan sesuai jadwal," kata Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Jumat (6/2/2009).
Menurut dia, PDIP tak mempersoalkan langkah capres dan parpol yang akan membuat blok alternatif.
"Apapun pemilu adalah hak politiknya parpol dan masyarakat pemilih. PDIP tidak mau mengikuti agenda para parpol itu. Tetapi masing-masing parpol sah-sah saja membangun strategi menjelang pemilu dan pilpres," ujar pria yang juga menjabat Ketua FPDIP DPR ini.
Tjahjo menilai langkah para capres dan parpol itu wajar sebab tengah membangun kekuatan sebagai pendatang baru.
"Menggalang sinergi sesama parpol sah-sah saja dalam konteks strategi jangka
panjang 5 tahunan. Kalau ada parpol yang menggagas strateginya ya silahkan,
itu sah-sah saja," kata dia.
"Ini kan bagian dari demokrasi dan hak politik masing-masing parpol. Kita
berpikir positif saja, semuanya kan juga mempertimbangkan ada atau tidaknya
aspek kemaslahatannya buat bangsa dan negara," lanjutnya.
(yid/aan)











































