"Jadi apabila ada dua suara sama laki-laki dan perempuan, itu kan tidak jelas di situ. Jadi kalau ada laki-laki dan perempuan skornya sama dalam perolehan suara kita akan mengutamakan perempuan," ujar Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring.
Tifatul menyampaikan hal itu di Gedung Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu juga karena perempuan harus mengaspirasikan kepentingan-kepentingan perempuan yang terkadang laki-laki tidak berpikir ke soal itu," jelas dia.
Menurut Tifatul, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus berhati-hati menerapkan afirmasi keterwakilan perempuan dalam Pemilihan Legislatif 2009 ini. Kalau melawan hukum, KPU rawan digugat.
"Kalau kita ingin meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen maka kita harus melakukan cara-cara yang memang tidak bertentangan dengan hukum," tutur Tifatul. (nov/nwk)











































