"Sekarang kan kita sedang sibuk, cetak surat suara dan macam-macam. Kalau (rumah) itu kan waktunya masih longgar, sampai Desember. Dengan kesibukan ini mungkin pembangunannya kita tunda," ujar Sekjen KPU Bambang Setyadi di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2009).
Menurut Bambang, anggaran sebesar Rp 2,4 miliar itu sudah harga wajar. Harga itu mengikuti perkembangan kenaikan harga bahan-bahan bangunan. Selain itu, nominal sebesar itu tidak hanya untuk membangun rumah, tetapi juga gudang dan untuk membeli seluruh perabot rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini KPU telah memiliki 8 rumah di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 7 Rumah untuk anggota dan 1 untuk sekjen. 1 Rumah lagi mau dibangun buat wakil sekjen. "Waktu rumah itu dibangun wasekjen belum dilantik," jelas Bambang.
(sho/gah)











































