"Permainan politik sekarang itu begitu keras. Kompetisinya sangat tajam dan brutal. Kalau orang tidak berhitung dan gagal, nanti akan banyak orang gila dan bunuh diri setelah pemilu usai," kata Arbi pada detikcom, Kamis(5/2/2009).
Menurut Arbi, data orang gila akibat gagal nyaleg pada Pemilu 2004 saja sudah sangat banyak. Apalagi dengan sistem kompetisi penuh yang membutuhkan biaya dan energi yang tak sedikit, angka orang gila dan bunuh diri diperkirakan akan naik tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dosen UI ini menambahkan bahwa politik itu sangat kejam. Karenanya, jika tidak siap bersaing dengan fair, lebih baik tidak memaksakan diri.
Beberapa waktu lalu salah satu calon Bupati Ponorogo, Yuli Nursanto gila lantaran kalah dalam pemilihan Bupati Ponorogo, Jawa Timur. Hal ini disebabkan karena Yuli telah mengeluarkan dana hingga Rp 3 miliar untuk biaya kampanyenya. Celakanya, tak sedikit dari uang tersebut adalah dari hasil pinjaman.
Yang terbaru, mantan anggota DPRD Subang, Nano Hermanto mencoba bunuh diri dengan memanjat menara setinggi hampir seratus meter karena stres dan kecewa terkait pengusutan dugaan kasus korupsi Bupati Subang yang mengorbankan dirinya.Β
(yid/iy)











































