Setelah bertemu dengan jajaran petinggi Bulog, Presiden SBY merasa lega bahwa persediaan beras aman. Stok mencapai 3,8 juta ton. SBY pun menggarisbawahi informasi ini.
"Perlu dicatat, saat ini harga beras stabil. Ini catatan tersendiri," ujar SBY saat jumpa pers usai melakukan sidak di Kantor Perum Bulog, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (4/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tambah susah," ujar seorang ibu di iklan PDIP yang membeli beras dua liter dengan memberi uang Rp 5.000, namun uang sejumlah itu tidak cukup.
Juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng tidak membantah dan tidak mengiyakan apakah kedatangan SBY ke Bulog ini untuk mengcounter iklan Megawati.
"Nilai sendiri lah," ujar Andi kepada detikcom usai mendampingi SBY melakukan sidak di Kantor Perum Bulog.
Andi malah meminta agar masyarakat mengecek sendiri di lapangan harga-harga kebutuhan pokok di pasar. "Cek saja sendiri di lapangan harganya," imbuhnya.
Berarti bisa disebut ini adalah upaya Pak SBY untuk mengcounter iklan Megawati?
"Cek sendiri di lapangan," ulang pria asal Makassar itu.
(anw/nwk)











































