Demikian disampaikan Koordinator Humas Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS Ahmad Mabruri ketika dikonfirmasi detikcom, Rabu (4/2/2009).
Mabruri membantah Zul Hamli ditangkap di panti pijat plus. Saat ditangkap Zul berada di panti pijat biasa. "Panti pijat tradisional, pegawainya berseragam. Tempatnya terbuka kok. Bukan panti pijat plus," ujar Mabruri.
Tentang bagaimana Zul Hamli bisa ditangkap, Mabruri mengatakan dari laporan rekannya di Jambi, Selasa malam kemarin, memang ada pengecekan rutin tentang tempat prostitusi tertutup.
"Sempat dicek, panti pijat itu bukan kamar-kamar, tempatnya terbuka," tegas dia dia. (nwk/iy)











































