"Ya tapi tidak semua tersangka harus ditahan. Nanti kita evaluasi dulu setelah pemeriksaan selesai, baru ditentukan ditahan atau tidak," kata Dir I Keamanan Transnasional Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2009).
Menurut Haiti, pihaknya tidak berpikiran Rizal akan mengulangi perbuatannya kembali. "Kita kan tidak boleh menduga-duga seperti itu. Kalau mengulangi perbuatannya sama saja dia masuk jurang," kata Haiti.
Rizal Ramli usai diperiksa kurang lebih 4 jam mengaku, materi pemeriksaan yang diajukan penyidik Mabes Polri berulang-ulang.
"Dalam pidato tersebut kami menyerukan turunkan harga sembako. S-nya apa? B-nya apa?, K-nya apa? Ada pertanyaan seperti itu, apa itu SBK. Tidak ada apa-apanya hanya joke saja, tapi ditanyakan terus menerus," keluh mantan Menteri Perekonomian ini.
Kalau ditahan siap? "Tanya saja pada si bule itu," kata Rizal sembari menunjuk seorang pria berkulit putih. Pria tersebut disebut Rizal sebagai profesor ahli sejarah tentang Indonesia yang paling top di AS.
(nik/nrl)











































