"Untuk kertas, kami sudah bentuk tim. Satu tim terdiri dari 5 orang dan di antaranya ada ahli cetak, juga ada polisi, aparat keamanan bersenjata, untuk mengantisipasi gangguan," ujar anggota KPU Abdul Aziz dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) KPU bersama Komisi II DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2009).
Menurut Aziz, tim itu akan bertugas mengawasi proses produksi logistik tersebut. Mereka akan bekerja secara bergiliran di tiap titik produksi, 1 hari 2 shift. Adapun untuk produksi tinta, 1 tim terdiri dari 6 orang yang juga melibatkan ahli tinta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPU menyiapkan 2 botol tinta untuk tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jumlah TPS mencapai lebih dari 500 ribu yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri. (sho/nrl)










































