Melalui Sekretaris Lajnah Pemenangan Pemilu, Abdul Syukur dan seorang staf, PPP mendatangi kantor KPUD Jateng, Jl Veteran Semarang, Senin (2/2/2009). Mereka diterima Bagian Humas dan Ketua KPUD Ida Budhiati.
Abdul Syukur mengatakan, September 2008 silam, PPP menyetorkan rekening dana parpol. Dia menduga, karena ada perubahan anggota KPUD, rekeningnya tidak tercatat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PPP meminta KPUD melakukan klarifikasi ke publik mengenai hal tersebut. Kalau tidak, maka nama PPP akan tercoreng .
"Beberapa pengurus di daerah pad nanya soal ini lho. Padahal, kita setor paling awal," ungkapnya.
Ketua KPUD, Ida Budhiati mengatakan akan melacak surat rekening dana PPP. Kalau rekening tersebut memang sudah disetorkan, maka pihaknya segera mengumumkannya ke publik.
Hingga kini, KPUD mencatat dan mengumumkan 5 parpol yang telah menyetorkan rekening, yakni Partai Golkar, PKS, PMB, PAN, dan RepublikaN. Parpol yang tidak menyetorkan rekening hingga awal Maret akan dicoret sebagai peserta pemilu. (try/djo)











































