"Harapannya purnawiraan tidak menarik yang masih aktif untuk terlibat dalam pemilu," ujar Agustadi di sela-sela pertemuan silahturahmi bersama purnawiraan TNI AD di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2009).
Agustadi mengatakan, hal itu dikarenakan TNI pada dasarnya harus menjaga netralitas. Netralitas dengan tidak memihak pada kelompok manapun.
"TNI akan netral dalam pemilu. Dalam arti kita tidak akan memihak pada kelompok apapun," tegasnya.
Dalam pertemuan itu, juga hadir sejumlah mantan KSAD yakni mantan KSAD Jenderal TNI (purn) Ryamizard Riyacudu, Jenderal TNI (purn) Wismoyo Arismunandar, mantan Komando Pasukan Khusus TNI AD, Jenderal TNI (purn) Agum Gumelar (Agum pernah menjadi cagub Jawa Barat).
Netralitas TNI AD sempat disentil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY mengungkapkan ada isu gerakan asal bukan capres s (ABS) di tubuh TNI AD. (gus/iy)











































