Tiga Putaran Pilkada Jatim Jangan Menular di Pilpres 2009

Pengamat:

Tiga Putaran Pilkada Jatim Jangan Menular di Pilpres 2009

- detikNews
Minggu, 01 Feb 2009 21:59 WIB
Tiga Putaran Pilkada Jatim Jangan Menular di Pilpres 2009
Jakarta - Pengamat politik Denny JA mewanti-wanti agar kasus Pilkada di Jawa Timur tidak
menjadi preseden buruk untuk Pilpres 2009. Bila hal itu terjadi, dikuatirkan
akan menelan biaya sosial dan politik yang sangat besar.

"Jika putaran ketiga terjadi Pilpres, niscaya akan terbuka kondisi rawan, yang mungkin solusinya tidak sedamai kasus Jatim saat ini. Karena itu KPU, MK dan pihak berkepentingan sudah harus mengantisipasi hal ini sejak dini," kata Direktur Eksekutif Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA di sela-sela
peresmian kantor barunya di Gedung Graha Dua Rajawali, Jl Pemuda, Jakarta Timur, Minggu (1/2/2009).

Hal itu disampaikan Denny terkait pengumuman KPUD Jatim yang mengesahkan
perhitungan akhir kemenangan pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf (Karsa)
melalui putaran ketiga Pilkada di Jatim. Menurutnya, Pilkada Jatim adalah
pilkada propinsi yang terakhir, terbesar dari sisi populasi dan terlama karena harus ada putaran ketiga berupa pencoblosan ulang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenangan LSI membantu membantu Karsa menjadi penutup program pilkada yang
sudah digelutinya sejak 2005. Kedua, kemenangan Karsa membuatnya memecahkan
rekornya sendiri (rekor MURI). Dua bulan lalu, Denny menerima rekor Indonesia (MURI) memenangkan 14 gubernur dalam satu musim pilkada.

Dengan menangkannya Soekarwo, kini rekor itu ia pecahkan menjadi kemenangan
gubernur yang ke 15. Ketiga, kemenangan Soekarwo juga menguatkan Denny JA
membawanya ke rekor dunia.

"Belum pernah terjadi dalam sejarah konsultan politik dunia, seorang konsultan memenangkan lebih dari 45 persen gubernur sebuah Negara (15 dari 33 propinsi) dalam satu musim pemilihan," ungkapnya bangga.

Dengan tercatatnya sebagai rekor dunia, Denny menyatakan, justru Indonesia akan menjadi perhatian dunia dimana dalam dalam era transisi demokrasi, Indonesia membuat rekor kemenangan konsultan politik tertinggi.
(zal/mad)


Berita Terkait