"Pernyataan yang beraroma menuduh itu akan membuat internal TNI bersikap saling curiga," kata mantan KSAD Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto di Jakarta, Minggu (1/2/2009).
Padahal memanasnya situasi politik menjelang Pemilu dan Pilpres 2009 membutuhkan TNI yang berwibawa dan solid. Tanpa dua unsur itu akan sangat berat bagi jajaran TNI menjaga dan memelihara keamanan menghadapi segala pontensi acaman yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi bila merunut dinamika di kalangan TNI beberapa tahun terakhir, Tyasno menduga Presiden SBY sedang was-was. Sebab memang ada rasa tidak puas sebagian purnawiran TNI karena ada sejumlah masukan penting mereka tentang UUD, Pancasila dan NKRI tidak diakomodir dengan baik dalam kebijakan pemerintahan SBY-JK.
"Misalnya soal NAD, akibat penyimpangan konstitusi muncul partai local. Kalau sampai itu menang dalam Pemilu, maka keluar dari NKRI tinggal selangkah lagi. Ini benar-benar ancaman disintegrasi bangsa," tandasnya.
(zal/lh)











































