SBY Dinilai Ajak TNI/Polri untuk Mendukungnya

Isu ABS

SBY Dinilai Ajak TNI/Polri untuk Mendukungnya

- detikNews
Sabtu, 31 Jan 2009 18:06 WIB
Jakarta - Tindakan SBY yang melontarkan isu 'ABS' (Asal Bukan Capres S) di depan forum TNI/Polri dinilai sebagai ajakan terhadap institusi yang seharusnya netral untuk berpolitik lagi. Isu ABS juga dianggap sebagai ajakan terselubung bagi kedua institusi itu untuk mendukung sang pelempar isu.

"Hal itu diungkapkan seolah dia (SBY) curhat sekaligus mungkin minta dukungan. Itu artinya, dia seolah mengajak untuk TNI dan Polri mendukung dia. Sadar atau tidak sadar ia mendukung TNI dan Polri berpolitik lagi," ujar Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa Effendy Choirie (Gus Choi) saat dihubungi detikcom, Sabtu (31/1/2009).

Sebagai seorang presiden, menurut Gus Choi, SBY seharusnya tidak berbicara masalah politik dalam forum TNI/Polri yang sudah seharusnya netral sesuai konstitusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden tidak sepatutnya berbicara soal politik di depan forum tersebut. Presiden di masa yang akan datang di depan TNI/Polri tidak boleh bicara politik," tegas anggota Komisi Pertahanan DPR ini.

Gus Choi menambahkan, pernyataan SBY itu juga bisa berdampak pada ketidaknetralan TNI/Polri secara individu.

"Kalau bosnya secara perseorangan punya keluhan seperti itu, secara individu TNI/Polri bisa tidak netral. Kalau secara individu tidak netral, secara institusi akhirnya juga bisa tidak netral," tandasnya.

Seperti diberitakan, SBY mengemukakan isu 'ABS' dalam rapat gabungan TNI/Polri di Istana Negara, 29 Januari lalu. Menurut presiden, ada petinggi TNI AD yang mengkampanyekan 'ABS' alias 'asal bukan capres S' untuk Pilpres 2009.

Kendati demikian, SBY sendiri tidak meyakini kebenaran isu itu. SBY pun tidak menjelaskan siapa 'S' yang dimaksud. Namun diduga kuat S tersebut adalah dirinya sendiri alias Susilo. (lrn/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini