munculnya figur ketiga sebagai capres alternatif diprediksi lantaran belum bisa menjanjikan sesuatu. Padahal calon alternatif dibutuhkan.
"Parpol yang ada jangan menggumpal pada dua kutub saja, yakni SBY dan Megawati. Kalau itu terjadi tidak akan menguntungkan publik karena hanya disodori pilihan yang serupa, coblos SBY atau coblos Megawati," jelas pengamat politik LIPI Syamsuddin Haris dalam acara Polemik bertajuk "Main Yoyo Depan Cermin" di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jakarta Selatan, Sabtu(31/1/2009).
Memang kendalanya, calon yang lain selain SBY dan Mega, belum memberikan sesuatu yang lebih. "Calon lain belum bisa menunjukkan sesuatu yang menjanjikan," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ketiga bisa menunjukkan sesuatu yang menjanjikan. "Tanpa itu peluang mereka untuk menjadi calon ketiga tertutup," jelasnya. (Rez/ndr)











































