"Kita ingin melihat seberapa jauh hasil dari simulasi ini," ujar anggota KPU Endang Sulastri di lokasi, Sabtu (31/1/2009).
Menurut Endang, TPS 4 ini dipilih karena lokasinya di pedesaan dan memiliki karakter 2 lembar kertas suara. Dari simulasi ini, ditemukan masih banyak kendala dalam proses pemungutan suara, di antaranya ukuran kertas suara yang terlalu besar dan bilik suara yang terlalu sempit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kita lihat keseluruhan. Hasil simulasi ini akan menjadi dasar evaluasi hingga bagaimana nanti teknis-teknisnya supaya mempermudah," ujarnya.
Menurut Ketua KPU Kabupaten Tangerang Hasan Mustiofi, simulasi itu dihadiri oleh 484 orang yang masuk di dalam daftar pemilih tetap (DPT). Ia mengungkapkan, di TPS ini surat suaranya terdiri dari 2 lembar karena ada 1 partai yang memiliki banyak caleg.
"Untuk DPRD Provinsi, ada 813 caleg. Kertas yang 2 lembar itu disebabkan karena ada partai yang jumlah calegnya mencapai 30, jadi space kertas mengikuti partainya sehingga jadi 2 lembar," terangnya.
Acara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu belum bisa diperkirakan kapan akan selesai. Ratusan warga tampak mengantre mengikuti simulasi ini. (sho/ndr)











































