Yuddy: SBY Krisis Kepercayaan Pada Bawahannya

Hembuskan Isu ABS

Yuddy: SBY Krisis Kepercayaan Pada Bawahannya

- detikNews
Sabtu, 31 Jan 2009 08:25 WIB
Yuddy: SBY Krisis Kepercayaan Pada Bawahannya
Jakarta - Kekhawatiran Presiden SBY mengenai adanya gerakan ABS (Asal Bukan capres S) dari kalangan TNI/Polri dinilai sebagai bentuk kepanikan yang tak seharusnya terjadi. Hal itu menunjukkan SBY sedang mengalami krisis kepercayaan terhadap bawahannya.

"Ini mengesankan bahwa telah terjadi krisis kepercayaan Presiden pada bawahannya. SBY merasa dikhianati bawahannya. Pasalnya, SBY adalah senior TNI/Polri yang turut membesarkan lembaga tersebut, memilih Panglima dan Kapolri,” kata anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi pada detikcom, Sabtu (31/1/2009).

Menurut Yuddy, wajar saja jika SBY khawatir dan marah mendengar informasi adanya gerakan ABS dari alangan TNI dan POLri. Alasnnya, kedua lembaga ini harus netral dan tidak boleh terlibat politik praktis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œWajar bila Presiden kecewa dan marah mendengar informasi adanya gerakan ABS di kalangan TNI/Polri yang ditujukan padanya. Mungkin Presiden berharap adanya tindakan atau langkah peredaman gerakan tersebut dari anglima maupun Kapolri yang dianggap merugikan dirinya. Karena mereka dianggap pasif, maka Presiden memberikan warning atau teguran tidak langsung,” terang Yuddy.

Yuddy yakin institusi TNI dan Polri akan tetap menjaga netralitasnya dalam Pemilu 2009. Namun karena banyak mantan jenderal yang meramaikan bursa capres, menurut Yuddy oknum-oknum perwira TNI dan Polri harus diawasi.

β€œTNI/Polri akan menjaga netralitasnya dalam pemilu, namun tidak dapat mengontrol permainan individunya. Banyaknya mantan jenderal yang menjadi capres akan mengurangi jumlah pendukung SBY dari kalangan TNI/Polri. Wajar bila beliau mempersoalkan netralitas kedua lembaga ini karena akan menjadi ancaman serius,” pungkas kader Golkar ini. (yid/sho)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads