"Ini mengesankan bahwa telah terjadi krisis kepercayaan Presiden pada bawahannya. SBY merasa dikhianati bawahannya. Pasalnya, SBY adalah senior TNI/Polri yang turut membesarkan lembaga tersebut, memilih Panglima dan Kapolri,β kata anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi pada detikcom, Sabtu (31/1/2009).
Menurut Yuddy, wajar saja jika SBY khawatir dan marah mendengar informasi adanya gerakan ABS dari alangan TNI dan POLri. Alasnnya, kedua lembaga ini harus netral dan tidak boleh terlibat politik praktis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuddy yakin institusi TNI dan Polri akan tetap menjaga netralitasnya dalam Pemilu 2009. Namun karena banyak mantan jenderal yang meramaikan bursa capres, menurut Yuddy oknum-oknum perwira TNI dan Polri harus diawasi.
βTNI/Polri akan menjaga netralitasnya dalam pemilu, namun tidak dapat mengontrol permainan individunya. Banyaknya mantan jenderal yang menjadi capres akan mengurangi jumlah pendukung SBY dari kalangan TNI/Polri. Wajar bila beliau mempersoalkan netralitas kedua lembaga ini karena akan menjadi ancaman serius,β pungkas kader Golkar ini. (yid/sho)











































