"Menurut saya pernyataan tersebut justru menjadi rumor baru yang menyudutkan TNI. Sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan SBY dalam kapasitas sebagai panglima tertinggi," kata anggota Komisi Pertahanan DPR Andreas Pareira lewat pesan singkat kepada detikcom, Jumat (30/1/2009).
Menurut Politisi PDIP ini, pernyataan SBY tersebut juga terdengar aneh. Sebab SBY sendiri tidak meyakini pernyataan yang telah dilontarkannya di hadapan TNI/Polri itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andreas menambahkan, isu ABS dari SBY itu juga bernuansa politis dan multitafsir. "Bisa diartikan bahwa pemerintahan SBY memang selama ini gagal mengangkat harkat TNI sebagai kekuatan pertahanan yang profesoional sehingga muncul ketidakpuasan di kalangan TNI," ujarnya.
Atau, lanjut Anderas, pernyataan itu bisa juga dilihat sebagai manuver SBY mencari perlindungan pada TNI. "Mengingat muncul beberapa nama perwira bertaburan bintang yang akan mencalonkan diri sebagai capres," tutur politisi asal Indonesia Timur ini.
"Tetapi apapun alasannya, dengan statement seperti ini mencerminkan SBY memang sedang panik," imbuhnya.
Seperti diberitakan, SBY mengemukakan isu 'ABS' dalam rapat gabungan TNI/Polri di Istana Negara, Kamis 30 Januari. Menurut presiden, ada petinggi TNI AD yang mengkampanyekan 'ABS' alias 'asal bukan capres S' untuk Pilpres 2009.
Kendati demikian, SBY sendiri tidak meyakini kebenaran isu itu. SBY pun tidak menjelaskan siapa 'S' yang dimaksud. Namun diduga kuat S tersebut adalah dirinya sendiri alias Susilo. (lrn/sho)











































