Isu ABS dari SBY Dinilai Sudutkan TNI

Isu ABS dari SBY Dinilai Sudutkan TNI

- detikNews
Sabtu, 31 Jan 2009 01:18 WIB
Isu ABS dari SBY Dinilai Sudutkan TNI
Jakarta - Tindakan Presiden SBY yang mengungkapkan adanya isu 'ABS' (Asal Bukan capres S) dinilai berdampak besar bagi TNI/Polri yang sudah menegaskan netralitasnya pada Pemilu 2009. Sebagai panglima tertinggi, pernyataan SBY tersebut justru menjadi rumor yang hanya akan menyudutkan TNI.

"Menurut saya pernyataan tersebut justru menjadi rumor baru yang menyudutkan TNI. Sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan SBY dalam kapasitas sebagai panglima tertinggi," kata anggota Komisi Pertahanan DPR Andreas Pareira lewat pesan singkat kepada detikcom, Jumat (30/1/2009).

Menurut Politisi PDIP ini, pernyataan SBY tersebut juga terdengar aneh. Sebab SBY sendiri tidak meyakini pernyataan yang telah dilontarkannya di hadapan TNI/Polri itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan kemudian dtanggapi Panglima TNI, bahwa panglima sendiri pun belum pernah mendengar (isu ABS)," ucapnya.

Andreas menambahkan, isu ABS dari SBY itu juga bernuansa politis dan multitafsir. "Bisa diartikan bahwa pemerintahan SBY memang selama ini gagal mengangkat harkat TNI sebagai kekuatan pertahanan yang profesoional sehingga muncul ketidakpuasan di kalangan TNI," ujarnya.

Atau, lanjut Anderas, pernyataan itu bisa juga dilihat sebagai manuver SBY mencari perlindungan pada TNI. "Mengingat muncul beberapa nama perwira bertaburan bintang yang akan mencalonkan diri sebagai capres," tutur politisi asal Indonesia Timur ini.

"Tetapi apapun alasannya, dengan statement seperti ini mencerminkan SBY memang sedang panik," imbuhnya.

Seperti diberitakan, SBY mengemukakan isu 'ABS' dalam rapat gabungan TNI/Polri di Istana Negara, Kamis 30 Januari. Menurut presiden, ada petinggi TNI AD yang mengkampanyekan 'ABS' alias 'asal bukan capres S' untuk Pilpres 2009.

Kendati demikian, SBY sendiri tidak meyakini kebenaran isu itu. SBY pun tidak menjelaskan siapa 'S' yang dimaksud. Namun diduga kuat S tersebut adalah dirinya sendiri alias Susilo. (lrn/sho)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads