Anggota DPR Tukang Bolos Alasan Permadi Mundur dari DPR

Anggota DPR Tukang Bolos Alasan Permadi Mundur dari DPR

- detikNews
Jumat, 30 Jan 2009 10:40 WIB
Anggota DPR Tukang Bolos Alasan Permadi Mundur dari DPR
Jakarta - Apa yang menyebabkan Permadi mengundurkan diri sebagai anggota DPR dari FPDIP per 22 Januari 2009? Salah satunya adalah karena anggota DPR suka bolos.

"Ya benar saya mundur dari DPR. Resminya tanggal 22 Januari. Ini hari terakhir dan saya sedang bebenah di kantor. Saya sampaikan lewat Pram (Sekjen DPP PDIP Pramono Anung)," kata Permadi kepada detikcom, Jumat (30/1/2009).

Permadi memaparkan sejumlah kenapa dia mundur, padahal masa baktinya masih beberapa bulan lagi. Alasan itu antara lain masalah pimpinan DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pimpinan kan ada 4 orang. Satu PAW, satu sakit, satu repot dengan perpecahan partai dan satu sibuk memenuhi undangan ke luar negeri. Bagaimana bisa memperhatikan anggota. Saya minta diperbaiki tetapi fraksi ternyata menikmati," beber Permadi.

Empat pimpinan DPR adalah Zaenal Maarif (PAW), Soetardjo Soerjogoeritno (sakit), Muhaimin Iskandar (PKB) dan Agung Laksono.

Alasan lain, kata Permadi, rapat paripurna yang kerap kosong dan tidak memenuhi syarat alias banyak anggota yang bolos. "Peraturan Perundangan tidak sah sebenarnya. Pansus dan Panja juga sama yang datang 10-20 anggota, pembahasannya bertele-tele. Komisi sama saja," ujar pria yang dikenal sebagai paranormal ini.

"Saya tidak bisa menerima UU yang tidak memperhatikan kepentingan rakyat, dipaksakan seperti UU Antipornografi, BHP, Pemilu, Kepartaian, semua itu kepentingan partai dan bukan rakyat. DPR gagal menyederhanakan partai," lanjut Permadi.

Pria yang terkenal dengan ramalan 'goro-goro'- ini mengaku sering mengemukakan keluhannya di sidang paripurna. Sayangnya, keluhannya itu tidak digubris.

"Saya sering bilang di paripurna, bubarkan saja DPR," cetus dia.
(aan/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini