"Pak Permadi sudah beberapa kali bertemu Pak Prabowo," ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani ketika dikonfirmasi detikcom, Jumat (30/1/2009).
Muzani menambahkan, komunikasi keduanya cukup intensif.
"Saya tidak tahu persis awal mula komunikasinya, yang jelas intensif. Karena yang terakhir Pak Permadi mengantar Pak Prabowo berziarah ke makam Bung Karno di Blitar pada 2008," ungkap dia.
Dalam pertemuan keduanya, Muzani mengatakan Permadi menaruh respek kepada pendiri partainya itu. Prabowo dinilai Permadi sebagai sosok yang mempunyai nasionalisme sangat jelas, untuk membangun rakyat dan bangsa Indonesia.
"Diharapkan Pak Prabowo bisa memperbaiki kondisi bangsa yang melenceng jauh," tutur Muzani.
Menanggapi julukan Permadi kepada Prabowo yang dianggap sebagai Soekarno kecil, Muzani mengatakan, "Karena itu tadi, pandangan Prabowo tentang nasionalisme, rakyat, dan negara kedaulatan mengandung kesamaan banyak dengan Bung Karno."
Sampai saat ini, imbuh dia, Permadi belum secara resmi diterima sebagai bagian Gerindra. Karena Permadi baru menyatakan diri keluar dari PDIP dan DPR.
Apakah Gerindra akan memberikan tempat, sebagai fungsionaris partai, misalnya? "Belum. Belum. Tapi kami memberi tempat kepada para tokoh itu untuk berjuang bersama Gerindra menghadapi pemilu ke depan yang sangat sulit," tegas dia. (nwk/nrl)











































