Andi Mallarangeng: Iklan Partai Demokrat Sah-sah Saja

Andi Mallarangeng: Iklan Partai Demokrat Sah-sah Saja

- detikNews
Kamis, 29 Jan 2009 17:14 WIB
Andi Mallarangeng: Iklan Partai Demokrat Sah-sah Saja
Jakarta - Iklan besar-besaran Partai Demokrat (PD) yang dimuat di beberapa media cetak hari ini diakui PD untuk meluruskan tudingan-tudingan lawan politik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Iklan tersebut sah-sah saja karena saat ini memang musimnya berkampanye.

"Ya namanya sekarang sedang kampanye, Demokrat tentu saja perlu meluruskan apa yang menjadi fakta-fakta dan data-data dengan cara yang benar," ujar fungsionaris Partai Demokrat Andi Mallarangeng di Kantor Kepresidenan, Jl Medan
Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2009).

Dalam iklan tersebut, menurut Andi, PD mendukung terus apa yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden SBY untuk melindungi dan melayani taraf hidup masyarakat.

"Nah kalau bicara mengenai naik dan turun memang ada. Yang naik itu pertumbuhan
ekonomi dan lain lain, produksi pangan, cadangan devisa. Kalau yang turun ada juga, harga BBM, tarif angkutan. Itulah dari sisi partai menyampaikan sebagaimana adanya," beber Andi.

Tapi kenapa mengklaim keberhasilan pemerintah padahal ada partai lain ?

"Oh tidak, di situ baca baik-baik, Demokrat mendukung trus apa yang menjadi
kebijakan pmerintahan Presiden SBY untuk melindungi dan mengayomi taraf hidup masyarakat. Jadi kita mendukung oleh karena itu lanjutkan. Tidak ada klaim-klaim
di situ," imbuhnya.

Dalam iklan terbaru PD yang menjual SBY, kubu yang sedang berkuasa itu seolah menjawab kritik Megawati yang mengatakan 'pemerintah sedang bermain yoyo'. Potongan iklan yang termuat di media cetak edisi hari ini itu menulis '69% Rakyat PUAS atas kinerja Pemerintahan Presiden SBY (sumber: Lembaga Survei Indonesia 2009)'.

Selanjutnya, iklan satu halaman itu juga menuliskan daftar 'Apa yang turun?'.
Rincian yang turun adalah harga bahan bakar minyak (BBM) turun hingga tiga kali, pengangguran, rasio utang, tarif angkutan, tarif listrik dan harga sembako.

Dan tak lupa menjawab ejekan Mega, dengan tulisan 'Apa yang naik?' di sebelah kanannya, yang dirinci dengan penjelasan perekonomian terus tumbuh, cadangan devisa, anggaran pendidikan, anggaran kesehatan dan sebagainya. (anw/nwk)


Berita Terkait