"Oleh karena itu masuknya Surya Paloh mengantisipasi skenario penolakan Sultan tersebut," kata pengamat politik Bima Arya Sugiarto kepada detikcom, Kamis (29/1/2009).
Bima menduga, kedekatan Paloh dengan Taufik Kiemas yang memicu munculnya nama Paloh di Rakernas PDIP yang digelar di Solo itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Bima, manuver Paloh mulus karena masuk lewat Taufik Kiemas.
Hal ini mungkin terjadi, lanjut Bima, karena PDIP berhasrat ingin memecah
suara Partai Golkar dan menariknya untuk mendukung Megawati. PDIP masih sangat berharap menarik suara Partai Golkar di Pilpres kelak.
Sebanyak 14 provinsi mengusulkan bos stasiun televisi swasta itu sebagai pendamping Megawati di Pilpres 2009. (Rez/aan)











































