"Saya sarankan ke PDIP untuk mempertimbangkan ambil Hidayat Nur Wahid sebagai cawapres Mega untuk menghadapi Pilpres 2009," ujar pengamat politik Bachtiar Effendi di kantor Centre of Dialog and Cooperation Among Civilization (CDCC), Jl Kemiri, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2009).
Bachtiar mengatakan, Hidayat memiliki segmen pemilih yang berbeda dengan cawapres Mega lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari itu, lanjut Bachtiar, Hidayat juga tidak pernah berfikir menjadi capres atau cawapres. "Mega juga tidak mau cawapres yang berfikir nantinya menjadi capres," kata guru besar UIN Syarief Hidayatullah ini.
Bachtiar mengungkapkan, memilih Hidayat bukan persoalan tepat atau tidak tepat. Namun dalam mencari pasangan hidup, seharusnya dilihat apakah bisa memberi dukungan suara yang lebih, bukan dari faktor ideologi saja.
"Lagipula jangan melihat PKS pada Pemilu 1999 dan 2004. Karena sekarang PKS mengalami perubahan dan adaptasi. Pada 2008 lalu, PKS melihat Soeharto sebagai ikon bangsa padahal sebelumnya tidak," tandas Bachtiar.
(nik/iy)











































