Kivlan: Pernyataan SBY Warning untuk Petinggi TNI-Polri

Isu Gerakan ABS

Kivlan: Pernyataan SBY Warning untuk Petinggi TNI-Polri

- detikNews
Kamis, 29 Jan 2009 14:36 WIB
Kivlan: Pernyataan SBY Warning untuk Petinggi TNI-Polri
Jakarta - Pernyataan SBY yang membeberkan isu adanya gerakan politik di tubuh TNI dan Polri harus dimaknai sebagai peringatan untuk para petinggi TNI dan Polri. Ucapan SBY itu merupakan ancaman agar TNI-Polri tetap netral dalam Pemilu.

"Ini untuk detered (menghalangi) agar jangan terjadi dan menjadi peringatan," tutur Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein saat dihubungi melalui telepon, Kamis (20/1/2009).

SBY, dalam ngarahannya pada jajaran petinggi TNI/Polri di Istana Negara, pagi tadi mengungkapkan isu adanya gerakan asal bukan capres S di tubuh TNI dan juga ada petinggi Polri yang jadi tim sukses capres X.

Dia melanjutkan, ucapan SBY itu jelas-jelas merupakan sebuah warning kepada para petinggi TNI/Polri yang masih aktif.

"Dia mengucapkan agar TNI/Polri (yang masih aktif), jangan coba-coba melakukan itu. Tidak boleh ikut dalam pileg dan pilpres, jadi harus netral," jelasnya.

Menurutnya, saat ini peluang Wiranto dan Prabowo memang masih ada di dalam TNI. "Tapi blunder kalau mau pro Wiranto atau Prabowo. Pendukung mayoritas masih SBY sebagai panglima tertinggi TNI dan Polri. Dan semua sudah yunior SBY," jelasnya.

Biarpun ada, tapi sedikit sekali di kalangan TNI yang pro kepada Wiranto atau Prabowo. "Simpati masih ada, itu angkatan 75 (Akmil lulusan 1975) banyak yang menjadi jenderal karena tandatangan Wiranto," tutupnya. (ndr/iy)


Berita Terkait