Tak Perlu Dipecat, Sultan Lebih Terhormat Bila Mengundurkan Diri

Tak Perlu Dipecat, Sultan Lebih Terhormat Bila Mengundurkan Diri

- detikNews
Rabu, 28 Jan 2009 17:08 WIB
Tak Perlu Dipecat, Sultan Lebih Terhormat Bila Mengundurkan Diri
Jakarta - Menguatnya Sultan Hamengku Buwono X sebagai cawapres PDIP yang akan mendampingi Megawati meresahkan kalangan internal Partai Golkar. Bahkan Ketua DPP Partai Golkar Muladi sempat melontarkan pernyataan untuk mengeluarkan Sultan dari partai berlambang pohon beringin itu.

Tak seperti Muladi, Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) di DPR Priyo Budi Santoso memilih moderat menyikapi manuver Sultan itu. Ia menyatakan langkah yang ditempuh Gubernur Provinsi DIY itu memang berisiko. Namun, tindakan itu dinilainya sebatas tindakan indisipliner Sultan terhadap kebijakan partai. Β 

"Kalau ternyata beliau men-declare sebagai capres atau cawapres dari partai tertentu tanpa sepengetahuan dan seizin partai, sudah barang tentu beliau indisipliner," katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika benar Sultan bertindak indisipliner, lanjut Priyo, secara otomatis Sultan harus mengundurkan diri dari Partai Golkar. "Tapi dengan catatan sudah resmi beliau dicalonkan partai lain," imbuhnya.

Apakah Sultan perlu dipecat?

"Beliau mengundurkan diri tanpa harus dipecat, itu lebih terhormat," tutup caleg DPR RI dapil Jatim I itu.

Β 

(Rez/nrl)


Berita Terkait