"Dia masih ke Mahkamah Konstitusi (MK) katanya ada sidang soal yudisial review UU Pilpres. Itu perjuangan awal yang harus selesai dulu," kata adik kandung Yusril, Yusron Ihza Mahendra kepada detikcom, Rabu (28/1/2009).
Menurut caleg PBB dapil Bangka Belitung ini, PBB tetap berkomitmen mengusung Yusril sebagai capres alternatif di antara nama-nama yang muncul. Sosok Yusril dinilai mampu menyelesaikan berbagai keruwetan bangsa yang selama ini tidak bisa diselesaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah-langkah politik Yusril terus dibangun meski tanpa sepengetahuan media. Sayangnya, sosialisasi sosok Yusril di media terganggu karena minimnya modal yang dimiliki capres mantan mensesneg ini.
"Kita masih menggalang kekuatan. Kita juga ketemu dengan pihak ini dan itu. Baik dalam posisi mengundang atau diundang," terangya.
"Soal iklan di media, inilah masalah kita. Kita ini kan partai kecil, masalah dana selalu menjadi kendala. Karena tidak ada sponsor. Beda dengan partai-partai yang suka iklan itu. Akhirnya kita gunakan cara-cara lain yang halal dan mengena," pungkasnya. (yid/iy)











































