Jubir Presiden: Naik dan Turun Memang Ada

Pemerintah Bermain Yoyo

Jubir Presiden: Naik dan Turun Memang Ada

- detikNews
Selasa, 27 Jan 2009 19:30 WIB
Jubir Presiden: Naik dan Turun Memang Ada
Surabaya - Pihak Istana Kepresidenan mengakui adanya kenaikan dan penurunan selama pemerintahan SBY-JK. Antara lain kenaikan anggaran pendidikan dan penurunan rasio utang luar negeri. Pencapaian tersebut bukan permainan yoyo.

"Kalau soal naik dan turun memang ada," ujar Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng, dalam keterangan pers di Hotel Shangri-La, Surabaya, Selasa (27/1/2008).

Selama 4 tahun pemerintahan SBY-JK, produksi beras nasional naik sehingga mengembalikan kemampuan Indonesia berswasemba pangan sejak terakhir kalinya pada awal tahun 90-an. Pendapatan per kapita masyarakat naik, demikian juga dengan cadangan devisa dan ekonomi nasional tumbuh 6 persen per tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggaran sejumlah pos progran peningkatan kesejahteraan rakyat miskin naik tajam. Paling nyata adalah terus bertambahnya dana untuk membiayai berbagai program subsidi kesehatan dan pendidikan hingga 20 persen.
Β 
"Dulu tidak ada Jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat). Selama pemerintahan Ibu Megawati tidak ada BOS (bantuan operasional sekolah)," paparnya.

Sedangkan untuk penurunan juga terjadi di beberapa sektor. Sepertinya penurunan tarif dasar listrik, rasio utang luar negeri, jumlah pengangguran dan rakyat masuk kategori sangat miskin yang terendah sejak era Orde Baru.

"Jangan marah kalau BBM diturunkan oleh pemerintah. Jangan marah, karena memang itu yang diinginkan oleh rakyat," sambung Mallarangeng.

(lh/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads