"Bukan untuk keuntungan PKS, kalau soal diuntungkan apa yang menguntungkan, karena umat muslim juga ada di partai lain, golkar ada, PDIP ada. Ini adalah hal yang wajar," ujar Tifatul.
Hal itu disampaikan saat memberi keterangan pers di Kantor DPP PKS, Jl Mampang Prapatan, Selasa (27/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fatwa haram bukan hanya untuk golput tapi juga untuk rokok, vasektomi dan yoga. Kepada masyarakat khususnya kaum muslimin agar bisa mengikuti fatwa ini," imbuhnya.
Tifatul mengatakan fatwa ini adalah sebuah pendapat, bisa saja ada pendapat lain yang lebih baik. Namun jangan sampai membingungkan masyarakat nantinya.
Dia juga menyebut salah satu ayat Al-Quran yang berbunyi,"Tanyakan kepada ulama atau ahlinya jika anda tidak mengerti".
"Silahkan saja, tapi kalau bisa jangan ada dua atau tiga pendapat, nanti orang bingung," kata Tifatul.
(mpr/irw)











































