"Ketua penyelenggara Rakernas mengundang beliau-beliau dalam kapasitas sebagai tokoh nasional atau pimpinan parpol. Ketidakhadiran pribadi dan diwakilkan tidak masalah. Yang penting PDIP sudah mengundang," kata ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo pada detikcom Selasa (27/1/2009).
Menurut Tjahjo, PDIP tidak membedakan tokoh nasional yang sudah mendeklarasikan diri sebagai capres ataupun cawapres dan tokoh nasional yang tidak deklarasi. Undangan itu semata-mata sebagai bentuk penghargaan PDIP kepada para tokoh yang berkomitmen membangun bangsa ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti telah diberitakan sebelumnya, acara Rakernas PDIP benar-benar sepi dari pimpinan partai politik. Semua undangan terhadap orang nomor satu di parpol hanya diwakilkan kepada orang-orang yang tidak memiliki otoritas politik.
Fenomena ini sangat tidak biasa terjadi mengingat PDIP merupakan partai besar yang memiliki power dan pengaruh baik di masyarakat maupun di parlemen. Apakah ini sinyal bahwa PDIP tidak diperhitungkan lagi dalam kancah perpolitikan nasional oleh parpol-parpol pesaingnya? (yid/iy)











































