"Ya tentunya kami berterima kasih kepada MUI," ujar anggota KPU Andi Nurpati di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2009).
Bagi Andi, fatwa itu merupakan bentuk kepedulian MUI terhadap pemilu. Memilih dalam pemilu dianggap ibadah karena tingginya angka golput akan berpengaruh pada legitimasi pemerintahan. "Rendahnya legitimasi akan berpengaruh pada perkembangan bangsa," ucap Andi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Andi, sebelumnya KPU memang telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk MUI, terkait upaya menyukseskan pemilu. Namun Andi menegaskan, secara spesifik KPU tidak memiliki peran dalam keluarnya fatwa haram golput itu. (sho/nrl)











































