MUI Haramkan Golput, Gus Dur Tetap Tidak Nyontreng

MUI Haramkan Golput, Gus Dur Tetap Tidak Nyontreng

- detikNews
Selasa, 27 Jan 2009 11:39 WIB
MUI Haramkan Golput, Gus Dur Tetap Tidak Nyontreng
Jakarta - Fatwa haram golput oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ternyata tidak membuat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) gentar. Mantan presiden nyentrik ini tetap pada pendiriannya semula, tidak nyontreng alias golput!

"Saya menolak sikap beberapa orang atau yang mengatasnamakan institusi MUI yang mengeluarkan fatwa haram bagi yang tidak memilih dalam pemilu 2009 (golput)," ujar Gus Dur dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Selasa (27/1/2008).

Alasannya, menurut Gus Dur, hingga kini KPU tidak bekerja dengan baik dalam mempersiapkan pemilu, bahkan justru melakukan kecurangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Contoh saja, dalam Pilkada Jatim, jumlah pemilih yang dipanggil semestinya 42 juta orang, tapi yang dipanggil cuma 15 juta orang (temuan diungkap NDI)," papar cucu pendiri NU ini.

Dan hal serupa, menurut Gus Dur, akan terjadi dalama Pemilu 2009 karena sosialisasi pemilu dianggap masih amburadul. "Jika penyelenggara pemilu telah ceroboh dalam bekerja, lalu bagaimana nasib demokrasi bangsa kita ke depan?" tanya Gus Dur.

"Untuk itu, saya tetap bersikap untuk tidak memilih. Kita sekarang sedang diuji untuk belajar berdemokrasi. Jadi, berbeda pendapat merupakan hal yang biasa," tandas Ketua Dewan Syuro PKB versi Ali Masykur Musa ini. (anw/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini