Kejadian itu cukup menarik perhatian ribuan kader PDIP yang berada di sepanjang jalan depan The Sunan Hotel, Jl Ahmad Yani Solo, Selasa (27/1/2009).
Lelaki yang kemudian diketahui bernama Gareng itu digelandang ke truk polisi dan siap dibawa ke Mapoltabes Solo. Ribuan pasang mata mengawasi dengan seribu tanya.
"Aku cuma ke toilet kok. Ada apa ini?" kata Gareng sambil berontak.
Polisi tak mau tahu. Mereka menuduh ia tengah mabuk. "Hei, diam kamu. Mabuk nggak usah banyak bicara," bentak polisi.
Puluhan kader PDIP segera berkerumun di dekat truk polisi. Satu dua orang yang mengenal Gareng meminta polisi melepaskannya. Tapi sebagian besar kader mencegahnya.
"Biar. Sudah ada yang mengurus. Ayo, ayo, bubar," kata seorang kader mengajak teman-temannya.
Painto, tetangga Gareng, mengatakan Gareng memang agak stres setelah ditinggal kawin istrinya. "Dia stres kok Mas," katanya. (try/nrl)











































