"Ini merupakan pertemuan antara dua sahabat lama," kata Taufiq Kiemas saat memberikan pidato sambutan acara Pembekalan Struktural Partai dan Calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota, PDIP DIY di gedung Jogja Expo Center, Jl Janti, Senin (26/1/2009).
Dalam acara itu, Megawati tidak bisa hadir, namun mengunjungi warga korban gempa Yogyakarta 27 mei 2006 di Desa Karantengah Kecamatan Imogiri, Bantul. Megawati rencananya akan menghadiri acara jamuan makan malam bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kraton Yogyakarta nanti malam pukul 19.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taufiq mengatakan tidak pernah ada isu politik yang secepat ini yang terjadi di Indonesia hingga meluas di dunia, yakni pasangan Mega-Buwono. Dia berharap warga Indonesia bisa mendukung duet pasangan ini.
Saat Taufiq berpidato, simpatisan PDIP Kulonprogo tiba-tiba membentangkan spanduk bertuliskan dukungan terhadap pasangan Megawati dan Sri Sultan HB X sebagai pasangan capres dan cawapres 2009. Taufiq kemudian meminta mereka naik ke panggung dan langsung membentangkan.
Saat spanduk dibentangkan di panggung dan salah seorang peserta membacakan isi spanduk. Isinya DPC PDIP Kulonprogo mendukung Sri Sultan Hamengku BUwono X mendampingi Ibu Megawati SP sebagai wakil presiden RI periode 2009-2014. Yel-yel dukungan Mega-Buwono kembali menggema.
"Saudara-saudara sekalian, saya kira klimaks pidato sekarang ini. Semua pidato kita ini klimaksnya ini Pak Sultan," kata Taufiq sambil menunjukkan spanduk yang ada di kanannya. Sultan yang duduk di kursi VVIP pun hanya tersenyum.
Dia mengharapkan antara Sultan dan Mega tetap menjaga hubungan baik antara sesama anak pejuang. "Mbak Mega juga anak pejuang. Ngarso Dalem ke X juga anak pejuang. Ngarso Dalem juga reformis, Mbak Mega juga reformis. Apa yang akan dikerjakan, mereka berdualah yang paling tahu," pungkas suami Megawati itu. (bgs/gah)











































