Ketua Bidang Media Rakernas IV PDIP, Aria Bima, mengatakan 1.200 peserta Rakernas hari ini telah tiba di Solo. Mereka terdiri 1.044 peserta utusan dari DPD dan DPC PDIP dari seluruh Indonesia. Selebihnya adalah peserta dari DPP dan organisasi-organisasi taktis milik PDIP.
"Acara pembukaan secara resmi akan dilakukan Selasa pagi besok. Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri, malam nanti sekitar pukul 22.00 WIB baru akan tiba di Solo dari Yogyakarta," ujar Aria Bima, Senin (26/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam agenda, selain mendapat pengarahan dari sejumlah petinggi partai termasuk dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, para peserta Rakernas juga akan mendapat ceramah khusus dari Ketua KPU Pusat dan Gubernur BI.
"Kami merasa perlu mengundang para pejabat negara ini memberikan ceramah kepada kader PDIP, terutama dalam situasi menjelang Pemilu ini. Apa yang harus kami lakukan agar bisa berjuang maksimal dalam rangka memenangkan Pemilu namun tetap dalam koridor hukum yang ada," ujar Puan.
Puan juga mengatakan ada lima nama utama yang saat ini mencuat sebagai
kandidat cawapres dari PDIP untuk mendampingi Megawati dalam Pilpres
mendatang. Mereka adalah Sri Sultan Hamengkubuwono X, Sutiyoso, Prabowo,
Hidayat Nurwahid, dan Akbar Tandjung.
"Mereka kami undang untuk menghadiri acara Rakernas IV di Solo ini. Semoga semua bisa hadir tanpa ada halangan. Selain itu sejumlah tokoh nasional, seperti Pak Amien Rais juga kami undang untuk datang," kata Puan.
Holopis Kuntul Baris
Di The Sunan Hotel, Solo, yang akan dijadikan ajang Rakernas, persiapan acara terus dilakukan oleh panitia, dari penataan ruang, ketertiban, pengamanan hingga gladi bersih. Dalam Rakernas tersebut, PDIP mengerahkan sekitar 4.000 satgasnya untuk menjamin ketertiban acara.
Warna merah nampak mendominasi hampir seluruh sudut hotel. Demikian juga poster-poster dan tulisan-tulisan yang disiapkan panitia Rakernas telah dipasang di berbagai tempat.
Tak hanya di hotel, di sejumlah tempat dan jalan di Kota Solo juga dipenuhi dengan bendera dan spanduk PDIP. Yang cukup menyolok dan hampir selalu tertulis di bagian bawah spanduk dan benner baik di hotel maupun di luar hotel adalah tulisan berbunyi 'Holopis Kuntul Baris'.
Kalimat itu adalah ungkapan masyarakat Jawa untuk menunjukkan rasa seiya sekata senasib sepenanggungan dalam menanggung beban persoalan bersama. Kalimat ini menjadi sangat terkenal ketika beberapa kali dikutip Soekarno dalam pidatonya untuk membakar semangat dan menyatukan tekad rakyat di masa itu.
"Semangat holopis kuntul baris inilah yang memang akan kami kemukakan dalam Rakernas kali ini. Dengan holopis kuntul baris kami yakin tidak ada yang tidak mungkin dalam perjuangan merebut kembali semangat dan kemenangan demokrasi. Sebagai kader Bung Karno kami harus memiliki keyakinan seperti itu," ujar Aria. (mbr/rdf)











































