Seperti yang tampak di Kelenteng Thian Gie Kiong di Jl Yos Sudarso, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (26/01/2009), seorang caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim asal Parrai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengkampanyekan nomor urut.
Aksi ini dilakukan di depan pintu masuk kelenteng dengan membagi-bagikan secarik kertas berukuran kartu nama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
kertas bergambar caleg kepada warga Tionghoa.
Aksi membagi-bagikan kertas bergambar caleg,ditanggapi miring beberapa warga Tionghoa. Mereka menilai, aksi sang caleg hanya mencari popularitas sesaat di tengah peribatan dan perayaan Imlek 2560.
"Ada-ada saja. Cari-cari suara kok sampai di sini (kelenteng)," ujar seorang warga Tionghoa, Asun kepada detikcom.
Pantauan detikcom, secarik kertas berukuran kartu nama itu mengajak warga untuk memilih nomor urut tertentu.Bahkan di secarik kertas itu pula tertulis cara yang benar untuk memberikan suara adalah dengan mencontreng nomor tertentu yang juga dilengkapi dengan embel-embel janji politik.
"Namanya juga caleg. Di mana ada keramaian, di situ dia ada," kata Asin, warga Tionghoa lainnya.
Meriah
Ritual perayaan Imlek 2560 di Kelenteng Thian Gie Kiong sendiri yang dihadiri ribuan warga Tionghoa, berlangsung meriah.
Ribuan warga Tionghoa bergantian melakukan sembahyang yang dipercaya dapat mengusir roh-roh jahat. Ditambah lagi dengan atraksi barongsai. Perayaan Imlek kali ini juga diyakini akan membawa keberuntungan dan perdamaian di muka bumi.
"Tentu saja dengan diiringi kerja keras," kata Sekretaris Kelenteng Thian Gie Kiong, Thian Ri kepada detikcom. (nwk/nwk)











































