"Tugas pemerintah itu harusnya memperjuangkan agar rakyat memperoleh sandang, pangan, dan papan yang murah dan terjangkau. Apalagi pemerintah sekarang angggaran APBN-nya lebih dari Rp 1000 triliuan," kata Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Minggu (25/1/2009).
Menurut Tjahjo, serangan JK itu merupakan bukti kegagalan pemerintah memberikan kemudahan bagi rakyat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tjahjo menilai iklan PDIP soal janji memperjuangkan harga beras murah itu sangat wajar. Harusnya pemerintah berterima kasih pada pihak oposisi yang telah mengingatkan mereka agar memperbaiki sektor-sektor yang menjadi perhatian masyarakat.
"PDIP sebagai partai politik wajar kalau memperjuangkan aspirasi masyarakat agar memperoleh perhatian di bidang papan, sandang, dan pangan yang terjangkau. Harusnya introspeksi dengan kritik itu," pinta tjahjo
Menurut Tjahjo, iklan -iklan politik yang mengkritisi pemerintah itu sangat wajar karena saat ini banyak sekali program pemerintah yang gagal akibat tidak bisa menentukan prioritas penanganan.
"Kinerja pemerintah saat ini sangat rendah. Pelaksaanaaan anggaran buruk, kesejahteraan bangsa merosot, dan program prioritas masyarakat tak tertangani dengan baik," pungkas Thahjo
Seperti diberitakan detikcom, Jumat (23/1/2009), Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla dalam pertemuannya dengan sejumlah petani dan kadernya di Gedung DPD II Golkar Kabupaten Kediri, Jawa Timur, meminta agar mereka tidak memilih partai yang berkampanye ingin menurunkan harga beras. Kebetulan satu-satunya partai yang beriklan kampanye menurunkan harga beras adalah PDIP.
(yid/sho)











































