"Nggak apa-apa. Setiap orang dan kelompok berhak menentukan pilihan dan dukungannya. Ini risiko demokrasi. Kita biasa saja menanggapi hal itu,"kata Firman pada detikcom, Minggu (25/1/2009).
Menurut Caleg dari dapil Jawa Tengah ini, dukung-mendukung dalam politik itu merupakan hal yang wajar. Karena itu, setiap manuver politik apapun harus disikapi dengan tenang dan bijaksanaa. Sikap seperti ini akan sangat penting untuk menghadapi kompleksitas persoalan yang muncul di dunia politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, lanjut politisi yang pernah dipecat Akbar Tandjung ini, masyarakat Indonesia sudah cukup dewasa dan cerdas dalam menentukan pilihannya. Karena itu, pilihan seorang tokoh terhadap figur dan partai tertentu tidak akan otomatis diikuti oleh masyarakat jika figur dan parti tersebut tidak benar-benar memberikan harapan yang rasional untuk kemajuan bangsa.
"Masyarakat kita sudah cukup pandai sekarang. Tokoh, figur dan partai mana yang sudah pengalaman, kredibilitas dan itu akan menjadi catatan masyarakat. Sekarang, rakyat sudah sangat rasional dalam menentukan pilihannya,"pungkas Orang dekatnya Jusuf Kalla ini.
(yid/iy)











































