"Sama sekali tidak ada niat untuk kepentingan pencapresan atau politik, ini semata sekadar silahturahmi," kata Sekjen PDIP Pramono Anung di Auditorium Gelanggang Remaja, Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1/2009).
Pramono tidak setuju jika ini dianggap untuk mengulangi pertemuan Ciganjur terdahulu. Menurut Pram, tokoh-tokoh bangsa yang hadir akan membicarakan persoalan bangsa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gagasan pertemuan itu, jelas Pram, dicetus oleh para lingkar muda dari lingkungan internal tokoh. Untuk Gus Dur adalah Yenny Wahid, Amien melalui Drajad Wibowo, Mega melalui Pramono, dan Sultan lewat Sukardi Rinakit.
Saat didesak kapan pertemuan akan dilanjutkan, Pramono mengelak menjawabnya. "Dalam waktu dekat," pungkasnya. (mok/djo)











































