"KPU masih memiliki utang Rp 600 juta kepada TNI dalam distribusi logistik untuk Pemilu 2004," ujar anggota Bawaslu Bambang Eka Widodo di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2009).
Menurut Bambang, TNI diperlukan untuk pendistribusian logistik pemilu di daerah yang sulit dijangkau. "Seperti Papua yang memerlukan bantuan heli TNI," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski distribusi logistik Pemilu 2004 belum dibayar, KPU berencana untuk memakai lagi jasa TNI dalam distribusi logistik Pemilu 2009.
"Kami sudah meminta bantuan TNI dan Polri. Pada prinsipnya TNI dan Polri bersedia membantu KPU mendistribusikan logistik Pemilu 2099 ke daerah-daerah," kata anggota KPU Andi Nurpati.
(nik/iy)











































