"Jadi kalau ada partai yang berkampanye mau menurunkan harga beras. Jangan pilih. Bahaya jika ada yang ingin menurunkan harga beras," kata JK.
Hal ini disampaikan JK saat silaturahmi dengan petani dan kader Golkar di Gedung DPD II, Kediri, Jawa Timur, Jumat (23/1/2009).
JK sebelumnya menanyakan kepada petani, apakah setuju harga beras yang semula Rp 6.500 per kilo turun menjadi Rp 3.000 per kilo.
"Tidak....," sahut 200 orang petani kompak.
"Jika tidak mari dukung kebijakan Golkar yang ingin menyeimbangkan antara kepentingan petani dan pemerintah. Petani tidak dirugikan, begitu pula pemerintah," ujar JK.
Menurut JK, harga beras tidak masalah turun asalkan tidak merugikan petani.
"Padi itu siap dipanen jika telah menguning. Demikian halnya setiap acara-acara besar dan acara kebahagiaan seperti perkawinan dan ulang tahun, pasti ada nasi kuning. Jadi kuning itu tertinggi," kata JK.
Sekadar tahu, PDIP merupakan salah satu partai yang paling gencar mengkampanyekan turunnya harga sembako termasuk beras.
(aan/nrl)











































