17 Parpol Pesan Kartu Pos untuk Kampanye

17 Parpol Pesan Kartu Pos untuk Kampanye

- detikNews
Jumat, 23 Jan 2009 10:30 WIB
17 Parpol Pesan Kartu Pos untuk Kampanye
Jakarta - Sedikitnya 17 parpol dan caleg dari beberapa daerah di Indonesia yang sudah mulai memesan kartu ke pos untuk kampanye pada pemilu legislatif 2009, salah satunya caleg PDIP Rieke Dyah Pitaloka.

Hal ini disampaikan Kepala Humas Kantor Besar PT Pos Indonesia Suyud Suhendar saat dihubungi detikbandung, Jumat (23/1/2009).

"Yang memesan ada yang di Bandung dan daerah Jabar lainnya. Ada juga dari luar Jawa, seperti dari caleg Partai Patriot dari Kalimantan Timur atas nama caleg Waries Hussein," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu kata dia, artis ibukota yang kini menjadi caleg dari PDIP Rieke Dyah Pitaloka pun telah memesan kartu pos untuk media kampanye. Rieke merupakan caleg Dapil Jabar 2 untuk PDIP.

Tak hanya caleg dari Patriot dan PDIP, beberapa parpol lainnya juga sudah ada yang memesan seperti Golkar, PAN, PKB, PBB, dan Demokrat. "Ada sekitar 17 parpol, sisanya saya lupa lagi partai apa saja," kata Suyud.

Menurutnya rata-rata para caleg tersebut memesan kartu pos sebanyak 10 ribu hingga 20 ribu eksemplar. "Ada yang memesan 10 ribu, 15 ribu, juga 20 ribu. Kami melayani pemesanan minimal 5 ribu," jelasnya.

Untuk pemesanan kartu pos ini, jelas Suyud, para caleg bisa memakai desain yang sudah disiapkan PT Pos, atau membawa desain sendiri.

Setelah kartu pos selesai dicetak, selanjutnya PT Pos akan menyebarluaskan kartu pos tersebut ke masyarakat yang berada di daerah pemilihan para caleg.

"Jadi misalkan caleg tertentu masuknya ke dapil anu. Nah kita hanya akan menyebarkan kartu pos ini kepada masyarakat yang berada di dapil caleg tersebut," ujarnya.

Ada dua cara yang ditawarkan PT Pos, yaitu mengirimkan kartu pos tanpa nama atau dengan nama yang dituju.

"Kami punya database di setiap kecamatan mengenai nama dan alamat warga. Jadi gampang saja jika harus mengirimkan dengan nama warga yang dituju," terang Suyud.
(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads