"Sementara ini yang konsen ke kita adalah PDIP yang nantinya akan mengayomi kami dan melindungi kami kaum waria," ujar Ketua Forum Komunikasi Waria Indonesia (FKWI) Yulianus Rettoblaut di Gedung DPR, Senayan, DPR, Kamis (22/1/2008).
Waria yang biasa disapa Mama Yuli ini datang bersama dengan puluhan waria lain mengadukan nasib mereka ke Komisi IX DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 7 juta waria di Indonesia yang memiliki KTP. Kalau dihitung-hitung, ada dua kali lipat sama yang nggak punya KTP. Tetapi sejauh ini belum banyak parpol yang mendekati kami," kata waria yang berasal dari Papua ini.
Tak banyak didekati parpol, Yuli tak ambil pusing. Yang penting, menurutnya, para waria sudah cukup puas jika parpol bisa memberi manfaat bagi masyarakat.
"Masih sedikit parpol yang memberdayakan kami. Tapi itu tidak penting bagi kami, yang terpenting melihat hasil dari kerja parpol tersebut," pungkasnya. (anw/nrl)











































