"Ngapain mesti menjatuhkan? Wong tidak perlu dijatuhkan pasti kalah sendiri kok," ujar Rizal Ramli, Rabu (21/1/2009).
Pernyataan di atas disampaikannya usai menjalani pemeriksaan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta. Rizal diperiksa sebagai tersangka pelaku tidak penghasutan dalam kasus unjuk rasa anti kenaikan BBM yang berakhir anarkis pada 24 Juni 2008.
Lebih lanjut bakal capres ini menegaskan, pihaknya sama sekali tidak punya niatan mengganggu jalannya pemerintahan yang sah apa lagi sampai menggulingkannya. Dia yakin dengan dukungan yang sudah dikantonginya mampu mengalahkan pasangan SBY-JK secara demokratis dalam Pilpres 2009.
Ada pun tiga parpol yang mendukung Rizal Ramli adalah Partai Bintang Reformasi, Partai Pekerja dan Pengusaha Indonesia, dan Partai Nasional Banteng Kerakyatan Indonesia. Atas dukungan parpol terakhir, Eros Djarot didaulat sebagai pasangan bakal capres.
"Dengan dukungan teman-teman dan ijin Allah, kita kalahkan SBY secara demokratis," sambung mantan Menko Ekuin dan Menkeu era Pemerintahan Gus Dur ini.
(lh/ken)











































