Bertemu Mega, Sutiyoso Anggap Tak Ada yang Istimewa

Bertemu Mega, Sutiyoso Anggap Tak Ada yang Istimewa

- detikNews
Rabu, 21 Jan 2009 13:18 WIB
Bertemu Mega, Sutiyoso Anggap Tak Ada yang Istimewa
Jakarta - Serupa dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X, pertemuan Sutiyoso dengan Megawati pun diklaim hanya nostalgia. Sutiyoso menilai tidak ada yang istimewa dalam pertemuan dengan capres PDIP itu.

Mantan Gubernur Jakarta itu mengaku datang ke kediaman Mega terkait undangan untuk menghadiri Rakernas PDIP pada 27-28 Januari 2009 di Solo, Jawa Tengah.

"Saya ke sini karena mau diundang ke rakernas. Saya sendiri kan dekat dengan Ibu Mega, pernah jadi anak buah beliau waktu jadi gubernur," ujar Bang Yos, begitu biasa dia disapa, usai bertemu Mega di kediaman Mega, Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bang Yos mengaku, pertemuan dengan Mega tidak membahas tawaran PDIP untuk menjadikannya sebagai pendamping Mega. Pertemuan hanya berupa nostalgia.

"Saya pernah datang ke rumah beliau. Beliau juga pernah datang ke rumah saya. Jadi tidak ada yang istimewa dalam konteks pilpres," kata mantan Pangdam Jaya ini.

Berarti tetap bersaing dengan Mega? "Ya secara politik seperti itu saat ini, tapi kita tetap berhubungan baik," tandas pria kelahiran Semarang ini.

Di tempat yang sama, Sekjen PDIP Pramono Anung memprediksi, dalam rakernas PDIP di Solo mendatang akan lebih dinamis. Sebab beberapa daerah sudah minta diumumkan nama pendampingnya Mega.

Namun, Pram, biasa dia disapa, belum dapat membeberkan apakah rakernas akan mengumumkan satu dari lima kandidat cawapres Mega. "Untuk cawapres ada 2 kemungkinan. Apa menentukan nama atau baru kriteria-kriteria. Yang jelas 5 kandidat seperti Sultan, Prabowo, Sutiyoso, Akbar Tandjung dan Hidayat itu diundang dalam rakernas," kata Pram. (nik/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads