"Kami sudah mendapatkan kepastian kehadiran beliau (Presiden SBY) dalam acara harlah PPP di Jakarta Expo Kemayoran tanggal 24 Januari mendatang,"kata ketua DPP PPP Lukman Hakim Saefuddin pada detikcom Rabu (21/1/2009).
Lukman membantah jika undangan PPP pada SBY dimaksudkan untuk menepis isu keretakan antara SBY dan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. Sebelumnya ramai diberitakan SBY mempertanyakan langkah Suryadharma yang melakukan manuver politik dengan menjaring capres PPP dalam acara PPP mendengar.
"Tidak benar itu (SBY retak dengan Suryadharma). Selama ini semua baik-baik saja. Besok yang hadir tidak hanya bapak presiden, termasuk juga para menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara juga akan hadir,"terang Lukman.
Menurut ketua Fraksi PPP DPR ini, PPP juga mengundang Wapres Jusuf Kalla untuk hadir dalam acara perayaan harlah tersebut. Namun karena JK sudah memiliki jadwal tersendiri di luar Jawa yang tidak bisa dibatalkan, JK berjanji akan memerintahkan wakil ketua umumnya, Agung Laksono mewakilinya.
"Kami sudah menemui wapres yang juga ketua umum Partai Golkar. Tapi beliau sudah ada acara yang tidak bisa dibatalkan. Tapi beliau janji akan mengutus wakil ketua umumnya, Pak Agung," pungkas Lukman.
Saat ditanya apakah undangan terhadap SBY dan JK juga dalam rangka menjajaki koalisi dalam Pilpres 2009 mendatang, Lukman menjawab,"Kita sedang tidak berfikir ke arah sana, karena sekarang kita sedang sibuk memperkuat partai,"jawabnya.
(yid/iy)











































